Sajojo" adalah salah satu lagu daerah populer yang berasal dari provinsi Papua. Ini adalah lagu yang berkisah mengenai seorang perempuan desa yang begitu cantik, ia dicintai oleh kedua orang tuanya dan banyak laki-laki yang mendambakannya. Biasanya masyarakat Papua akan menyanyikan lagu ini sambil menari dengan penuh ceria.
AndeAnde Lumut adalah salah satu lagu daerah Indonesia yang dikenal berasal dari Jawa Tengah. Selain lagu daerah, Ande-Ande Lumut juga merupakan judul dari sebuah dongeng di mana lagu tersebut menjadi bagian dalam cerita dongeng yang berkisah tentang 3 orang gadis yang ingin dinikahi oleh seorang pria bernama Ande-ande lumut. 10. Sinom
Dilansirdari Ensiklopedia, tembang sinom berasal dari daerah Bali. [irp] Pembahasan dan Penjelasan. Menurut saya jawaban A. jawa Timur adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.
LaguSinanggar Tullo merupakan lagu Batak yang berasal dari daerah Tapanuli, Provinsi Sumatera Utara. Lagu berkisah tentang seorang pria yang harus menuruti perintah ibunya. Perintah itu sehingga terciptanya lagu ini adalah dalam pencari pasangan satu marga yakni Marga Tobing dan juga merupakan pariban. Artinya marga dari sang ibu harus sama
Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. Lagu daerah adalah lagu yang populer dan dinyanyikan masyarakat suatu daerah. Lagu ini dapat dikatakan mirip dengan lagu kebangsaan, namun hanya sampai tingkat daerah. Lagu daerah biasanya dipelajari dan disebarluaskan secara lisan karena sang pencipta sebagian besar bersifat anonim. Ciri lagu daerah dapat dikenal dari bahasa daerah yang sesuai dari mana lagu tersebut berasal. Lagu ini biasanya menggambarkan budaya masyarakat suatu daerah dan musiknya juga menggunakan sistem musik sendiri atau menggunakan alat musik daerah. Alunan melodi dan irama lagu ini bersifat sederhana dengan menunjukkan ciri khas kedaerahan. Selain itu, lagu daerah juga memiliki tema dan visi yang sesuai dengan adat istiadat di daerah tertentu, serta diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi selanjutnya. Lagu daerah dapat dimainkan secara individu atau bersama-sama. Lagu ini tidak hanya digunakan sebagai lagu untuk permainan ataupun ajang kumpul warga masyarakatnya saja, akan tetapi juga memiliki makna filosofi yang dalam. Beberapa fungsi lagu daerah adalah sebagai sarana komunikasi, sarana pengungkapan dan ekspresi diri, sarana ekonomi, pengiring tarian, dan sebagai salah satu bagian dari upacara adat ritual dan keagamaan. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai lagu di seluruh daerah Indonesia, berikut adalah daftar lagu daerah dan asalnya yang dapat Sedulur ketahui. BACA JUGA 12 Alat Musik Papua Beserta Penjelasan dan Contohnya 1. Bungong Jeumpa iStock Merupakan lagu yang berasal dari Aceh. Lagu Bungong Jeumpa merupakan judul lagu daerah Aceh yang artinya bunga cempaka. Lagu ini akan dinyanyikan pada acara-acara kesenian, seperti acara pertunjukan peringatan hari kemerdekaan, pertunjukan di perpisahan sekolah, lomba menari daerah, dan dinyanyikan sebagai pengiring perhelatan yang penting seperti pernikahan dan upacara adat. 2. Macepat-cepetan Merupakan lagu yang berasal dari Bali. Lagu ini menceritakan tentang penduduk daerah Bali yang selalu cepat dan tegas dalam mengambil tindakan 3. Dayung Sampan iStock Merupakan lagu yang berasal dari Banten. Lagu Dayung Sampan menggambarkan salah satu aktivitas laut etnis Banten yang ada hubungannya juga dengan perdagangan yang dilakukan melalui laut oleh orang Banten 4. La Berage Merupakan lagu yang berasal dari Bangka Belitung. Berage merupakan sebuah istilah yang berasal dari masyarakat belitung. Makna berage artinya makan bersama. BACA JUGA Tari Legong Sejarah, Jenis, Makna, Keunikan dan Propertinya 5. Ke Pice iStock Merupakan lagu yang berasal dari Bangka Belitung. Lagu ini mengisahkan tentang sebuah bendungan atau dam yang disebut oleh warga setempat dengan sebutan Pice’. Aliran air sungai yang dibendung oleh Bendungan Pice menghasilkan suara gemuruh dan buih-buih air. 6. Sungai Suci Merupakan lagu yang berasal dari Bengkulu. Lagu Sungai Suci ini berisi tentang keindahan sungai suci yang menjadi sebuah tempat wisata di Bengkulu. Dari syairnya menggambarkan kedamaian dan keindahan tempat tersebut. 7. Suwe Ora Jamu iStock Merupakan lagu yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Lagu ini termasuk lagu daerah pendek karena liriknya yang pendek dan mudah dihafalkan oleh semua kalangan. 8. Caping Gunung Merupakan lagu yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Lagu ini juga dimaknai sebagai bentuk kasih sayang seorang ayah kepada anaknya. Meski belum bertemu dengan anaknya, ia tetap bersyukur karena di gunung atau desa tempat tinggalnya tidak merasakan kesepian. BACA JUGA Not Balok Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis & Cara Membacanya 9. Injit-injit Semut iStock Merupakan lagu yang berasal dari Jambi. Lagu Injit-Injit Semut adalah lagu yang sering digunakan untuk bermain anak-anak. Maknanya supaya siapapun yang menyanyikannya bergembira dengan menyanyi Injit-Injit Semut bersama-sama. 10. Tokecang Merupakan lagu yang berasal dari Jawa Barat. Lagu ini mengingatkan manusia agar tidak menjadi orang yang rakus dan serakah. Serta menjadi orang yang senantiasa mau berbagi dengan sesama. 11. Gambang Suling iStock Merupakan lagu yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu tersebut bercerita tentang rasa kagum seorang dalang yang bernama Ki Nartosabdo tentang sebuah alat musik tradisional yaitu seruling. Lagu Gambang Suling sendiri diciptakan oleh Ki Nartosabdo atas dasar rasa kagum. 12. Jula-juli Merupakan lagu yang berasal dari Jawa Timur. Lagu ini biasa dinyanyikan ketika pertunjukan ludruk dimulai. Lirik-liriknya berisi tentang tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari, perihal muda-mudi yang ingin menikah atau apa saja yang tentang keseharian. BACA JUGA 16 Kumpulan Puisi Tentang Alam yang Menyentuh & Bermakna 13. Binde Biluhuta iStock Merupakan lagu yang berasal dari Gorontalo. Lagu ini menceritakan makanan khas dari gorontalo yaitu binde biluhuta, yaitu sup jagung yang dibuat dari jagung dan ikan atau udang. 14. Cik-cik Periuk Merupakan lagu yang berasal dari Kalimantan Barat. Lagu Cik Cik Periuk bermakna tentang sindiran dari masyarakat Sambas pada zaman dahulu kepada masyarakat luar yang datang ke daerah Sambas. 15. Kalayar iStock Merupakan lagu yang berasal dari Kalimantan Tengah. Lagu ini memiliki makna perjuangan sebagai media untuk membangun semangat rakyat dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia secara bersama-sama. 16. Indung-indung Merupakan lagu yang berasal dari Kalimantan Timur. Indung-Indung merupakan lagu daerah yang memiliki makna atau nasihat agama bahwa tiada upaya maupun daya selain berserah diri kepada Allah SWT. BACA JUGA 50 Contoh Tari Tunggal dan Daerah yang Tersebar di Indonesia 17. Ampar Ampar Pisang iStock Merupakan lagu yang berasal dari Kalimantan Selatan. Lagu ini termasuk ke dalam lagu daerah terkenal karena memiliki lirik yang mudah dihafalkan dan sering masuk ke dalam materi buku kesenian sekolah. 18. Gunung Incung Merupakan lagu yang berasal dari Kalimantan Utara. Lagu ini menceritakan tentang salah satu wisata yang ada di Kota Tanjung Selor Kalimantan Utara. 19. Bebilin iStock Merupakan lagu yang berasal dari Kalimantan Utara. Lagu ini mengandung pesan untuk mengutamakan persatuan dan menghindari perpecahan serta seorang harus memiliki jati diri sekalipun ia tidak memiliki harta tetapi ia akan dihormati. 20. Selayang Pandang Merupakan lagu yang berasal dari Kepulauan Riau. Lagu bertemakan cinta ini bercerita tentang seseorang yang merayu pasangannya. Ia memuji kecantikan pasangannya dan memendam rindu terhadapnya. BACA JUGA 20 Daftar Lagu Religi Terpopuler di Bulan Ramadhan 21. Cangget Agung iStock Merupakan lagu yang berasal dari Lampung. Lagu ini berisi tentang ajakan untuk menjaga kekayaan adat istiadat dan melestarikannya bersama-sama 22. Lipang Lipang Dang Merupakan lagu yang berasal dari Lampung. Lagu ini menceritakan tentang percintaan bujang dan gadis, dalam bahasa Lampung yakni muli dan mekhanai. 23. Ayo Mama iStock Merupakan lagu yang berasal dari Maluku. Lagu ini bercerita tentang bujuk rayu seorang anak kepada sang ibu supaya jangan dimarahi. Sang anak memberi penjelasan kepada ibunya bahwa ia tidak membuat sesuatu di luar batas norma. 24. Waktu Hujan Sore-sore Merupakan lagu yang berasal dari Maluku. Lagu ini menggambarkan suasana keramaian dan kebersamaan dalam sebuah pesta. BACA JUGA 10 Lagu Makassar Pilihan Terpopuler 25. Borero iStock Merupakan lagu yang berasal dari Maluku Utara. Lagu Borero ini menggambarkan tentang seseorang yang ingat akan kekasihnya yang entah dimana. 26. Bolelebo Merupakan lagu yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Bolelebo mempunyai makna tentang kerinduan seseorang pada kampung halamannya. 27. Tebe Onana iStock Merupakan lagu yang berasal dari Nusa Tenggara Barat. Lagu ini bercerita tentang kesehatan. 28. Pai Mura Rame Merupakan lagu yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Lagu ini bercerita tentang situasi dimana dua insan ingin merasakan kebersamaan dengan perasaan yang lebih lepas. BACA JUGA 20 Lagu Anak Anak Terpopuler dari Dulu Hingga Sekarang 29. Yamko Rambe Yamko iStock Merupakan lagu yang berasal dari Papua. Lagu ini mengandung cerita sedih yang menceritakan tentang kehidupan masyarakat Papua yang dulunya sering terlibat perselisihan antar suku ataupun peperangan melawan penjajah Belanda 30. Apuse Merupakan lagu yang berasal dari Papua Barat. Lagu Apuse mengisahkan tentang perpisahan seorang cucu dengan kakek neneknya. Cucu tersebut berpamitan karena hendak pergi merantau, yaitu ke Teluk Doreri di Manokwari. 31. Soleram iStock Merupakan lagu yang berasal dari Riau. Lagu Soleram menceritakan petuah dan amanat untuk menjaga kehormatan dan harga diri serta amanat untuk mempertahankan malu sebagai orang yang berbudaya. 32. Tondok Kadadingku Merupakan lagu yang berasal dari Sulawesi Selatan. Lagu ini menceritakan tentang keindahan Tana Toraja yang dikenal dengan keindahan alamnya. BACA JUGAArti Belanga yang Jadi Lirik Lagu Tulus Hati-hati di Jalan 33. Tana Wolio iStock Merupakan lagu yang berasal dari Sulawesi Tenggara. Lirik dalam lagu tersebut menceritakan tentang daerah Wolio yang terkenal dengan kekayaan dan keindahan alamnya. 34. Tope Gugu Merupakan lagu yang berasal dari Sulawesi Tengah. Lagu Tope Gugu ini memiliki makna perjuangan. 35. O Ina Ni Keke iStock Merupakan lagu yang berasal dari d Sulawesi Utara. Lagu tersebut memiliki makna sangat menarik, yaitu tentang kedekatan seorang anak perempuan dengan sang ibu. 36. Pulo Karampuang Merupakan lagu yang berasal dari Sulawesi Barat. Lagu ini menggambarkan keindahan pulau di depan Kota Mamuju, Pulau Karampuang yang artinya rembulan atau bulan purnama. BACA JUGA Mengenal Profil Sandiah Ibu Kasur Pencipta Lagu Anak Anak 37. Kampuang Nan Jauh di Mato iStock Merupakan lagu yang berasal dari Sumatera Barat. Lagu ini menceritakan kerinduan seseorang terhadap kampung halamannya yang jauh di sana, jauh dari pandangannya. 38. Ayam Den Lapeh Merupakan lagu yang berasal dari Sumatera Barat. Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang kehilangan sesuatu yang disimbolkan dengan seekor ayam. 39. Cuk Mak Ilang iStock Merupakan lagu yang berasal dari daerah Sumatera Selatan. Lagu Cuk Mak Ilang menceritakan perasaan-perasaan cinta muda mudi 40. Sinanggar Tullo Merupakan lagu yang berasal dari daerah Sumatera Utara. Lagu ini termasuk juga ke dalam lagu daerah Batak, yang mempunyai makna dan bercerita tentang orang tua yang sedang menasehati anaknya. Sekian informasi mengenai lagu daerah yang berasal dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Semoga dengan adanya informasi ini dapat membantu Sedulur untuk semakin mencintai budaya bangsa yang sangat beraneka ragam tersebut. Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.
Negara Indonesia memang memiliki keragaman budaya yang berbeda - beda dan unik, termasuk lagu - lagu daerah yang beragam. Namun, hal ini tidak mempengaruhi persatuan dan kesatuan Indonesia dalam menjaga keutuhan Indonesia. Tulisan kali ini akan memberi informasi seputar daftar lagu - lagu tradisional di Indonesia bagian Barat, berikut Pulau Sumatera Bungong Jeumpa berasal dari daerah provinsi NAD Lembah Alas berasal dari daerah provinsi NAD Sepakat Segenap berasal dari daerah provinsi NAD Piso Surit berasal dari daerah propinsi Sumatera Utara Alusi Au berasal dari daerah propinsi Sumatera Utara Anju Ahu berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara Butet berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara Dago Inang Sarge berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara Dodoi Si Dodoi berasal dari daerah propinsi Sumatera Utara Erkata Bedil berasal dari daerah propinsi Sumatera Utara Madedek Magambiri berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara Meriam Tomong berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara Na Sonang Dohita Nadua berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara Sinanggar Tulo berasal dari daerah provinsi Sumatera Utara Sing Sing So berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara Sik Sik Sibatu Manikam berasal dari daerah propinsi Sumatera Utara Rambadia berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara Lisoi berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara Sengko-Sengko berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara Sori Ya Katulla berasal dari daerah propinsi Sumatera Utara Timang-timang Anakku Sayang berasal dari daerah propinsi Sumatera Utara Ayam Den Lapeh berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat Barek Solok berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat Dayung Palinggam berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat Kambanglah Bungo berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat Kampung nan Jauh Di Mato berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat Ka Parak Tingga berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat Mak Inang berasal dari daerah propinsi Sumatera Barat Malam Baiko berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat Mamandam Raso berasal dari daerah propinsi Sumatera Barat Paku Gelang berasal dari daerah propinsi Sumatera Barat Rang Talu berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat Tari Piring berasal dari daerah propinsi Sumatera Barat Dek Sangke berasal dari daerah provinsi Sumatra Selatan Kabile-bile berasal dari daerah provinsi Sumatra Selatan Tari Tanggai berasal dari daerah provinsi Sumatra Selatan Lalan Belek berasal dari daerah provinsi Bengkulu Batang hari berasal dari daerah provinsi Jambi Injit-Injit Semut berasaldari daerah provinsi Jambi Pinang Muda berasal dari daerah provinsi Jambi Selendang Mayang berasal dari daerah provinsi Jambi Lipang Lipangdang berasaldari daerah provinsi Lampung Soleram berasal dari daerah provinsi Riau Pulau Jawa Jali-Jali berasal dari daerah provinsi DKI Jakarta Dayung Sampan berasal dari daerah propinsi DKI Jakarata Keroncong Kemayoran berasal dari daerah provinsi DKI Jakarta Kicir-Kicir berasal dari daerah provinsi DKI Jakarta Lenggang Kangkung berasal dari daerah propinsi DKI Jakarta Surilang berasal dari daerah provinsi DKI Jakarta Wak Wak Gung berasal dari daerah propinsi DKI Jakarata Manuk Dadali berasal dari daerah provinsi Jawa Barat Bubuy Bulan berasal dari daerah provinsi Jawa Barat Panon Hideung berasal dari daerah provinsi Jawa Barat Pileuleuyan berasal dari daerah provinsi Jawa Barat Cing Cangkeling berasal dari daerah provinsi Jawa Barat Tokecang berasal dari daerah provinsi Jawa Barat Es Lilin berasal dari daerah provinsi Jawa Barat Ole Ole Bandung berasal dari daerah propinsi Jawa Barat Pitik Tukung berasal dari daerah provinsi DI Yogyakarta Sinom berasal dari daerah provinsi DI Yogyakarta Tekate Dipanah berasal dari daerah provinsi DI Yogyakarta Suwe Ora Jamu berasal dari daerah provinsi DI Yogyakarta Cublak Cublak Suweng berasal dari daerah propinsi Jawa Tengah Gambang Suling berasal dari daerah provinsi Jawa Tengah Gek Kepriye berasal dari daerah provinsiJawa Tengah Gundul Pacul berasal dari daerah provinsiJawa Tengah llir-ilir berasal dari daerah provinsi Jawa Tengah Jamuran berasal dari daerah provinsi Jawa Tengah Rek Ayo Rek berasal dari daerah Jawa Timur Keraban Sape berasal dari daerah provinsi Jawa Timur Tanduk Majeng berasal dari daerah provinsi Jawa Timur Pulau Kalimantan Cik-cik Periuk berasal dari daerah provinsi Kalimantan Barat Indung-Indung berasal dari daerah provinsi Kalimantan Timur Yamu Ame Tonge berasal dari daerah propinsi Kalimantan Timur Saputangan Bapuncu Ampat berasal dari daerah provinsi Kalimantan Selatan Paris Barantai berasaldari daerah provinsi Kalimantan Selatan Ampar-ampar Pisang berasal dari daerah provinsi Kalimantan Selatan Kalayar berasal dari daerah provinsi Kalimatan Tengah Naluya berasaldari daerah provinsi Kalimantan Tengah Palu Lempong Pupoi berasal dari daerah provinsi Kalimantan Tengah Tumpi Wayu berasal dari daerah provinsi Kalimantan Tengah sumber
Kumpulan lagu-lagu daerah Indonesia – Lagu daerah merupakan lagu yang berasal dari suatu daerah tertentu serta menjadi ciri khas dan warisan budaya dari daerah tersebut. Seperti yang kita ketahui, Indonesia sangat kaya akan keanekaragaman budaya, termasuk seni musik-nya dengan berbagai lagu daerah yang ada. Setiap wilayah, mulai dari Sabang sampai Merauke pun memiliki lagu-lagu daerah tersendiri dengan ciri khasnya masing masing. Belum lagi lirik lagunya yang bagus penuh dengan makna, pesan moral, rasa syukur, perjuangan dan tradisi sehingga cocok didengar semua kalangan termasuk anak anak. Di Indonesia sendiri terdapat ratusan hingga ribuan lagu-lagu daerah, beberapa di antaranya cukup populer karena sering dibawakan di berbagai kesempatan. Contoh lagu daerah nusantara yang dikenal di antaranya Ampar Ampar Pisang, Yamko Rambe Yamko, Poco Poco, Jali Jali, Lir Ilir, Rek Ayo Rek, Gundul Pacul, dan masih banyak lagi. Bermacam lagu-lagu daerah nusantara yang ada merupakan sebuah kebanggan dan warisan budaya yang harus kita jaga dan lestarikan dengan baik agar tetap dapat diturunkan ke generasi berikutnya. Kebanyakan lagu daerah juga menggunakan lirik lagu bahasa daerah masing-masing yang begitu unik dan khas. Untuk lebih jelasnya, berikut ini kumpulan judul lagu-lagu daerah Indonesia beserta asalnya dari 34 provinsi di Indonesia lengkap update terbaru. baca juga tarian tradisional di Indonesia No Nama Lagu Asal Daerah 1 Bungong Jeumpa Aceh 2 Jambo – Jambo Aceh 3 Lembah Alas Aceh 4 Aceh Lon Sayang Aceh 5 Tawar Sedenge Aceh 6 Aneuk Yatim Aceh 7 Dewa Ayu Bali 8 Macepet Cepetan Bali 9 Mejangeran Bali 10 Meyong-Meyong Bali 11 Ngusak Asik Bali 12 Putri cening Ayu Bali 13 Tari Bali Bali 14 Ratu Anom Bali 15 Nyok Miak Bangka Belitung 16 Alam Wisata Pulau Bangka Bangka Belitung 17 Lagu Men Sahang Lah Mirah Bangka Belitung 18 Nasib Si Bujang Saro Bangka Belitung 19 Icak-Icak Dek Tau Bangka Belitung 20 Dayung Sampan Banten 21 Jereh Bu Guru Banten 22 Tong Sarakah Banten 23 Lalan Belek Bengkulu 24 Sungai Suci Bengkulu 25 Umang-umang Bengkulu 26 Pegi Berayak Bengkulu 27 Pantai Panjang Bengkulu 28 Ibo Bengkulu 29 Taneak Tanai Bengkulu 30 Jibeak Weo Bengkulu 31 Pantai Malabero Bengkulu 32 Semulen Keme Bengkulu 33 Kota Cu’up Bengkulu 34 Sungai Suci Bengkulu 35 Yo Botoi-botoi Bengkulu 36 Sekundang Setungguan Bengkulu 37 Ikan Pais Bengkulu 38 Dabu-Dabu Gorontalo 39 Binde Biluhuta Gorontalo 40 Moholunga Gorontalo 41 Tahuli Li Mama Gorontalo 42 Yamko Rambe Yamko Irian Jaya 43 Jali-Jali Jakarta 44 Keroncong Kemayoran Jakarta 45 Kicir-Kicir Jakarta 46 Lenggang Kangkong Jakarta 47 Ondel Ondel Jakarta 48 Ronggeng Jakarta 49 Sirih Kuning Jakarta 50 Surilang Jakarta 51 Kelap Kelip Jakarta 52 Hujan Gerimis Jakarta 53 Dayung Sampan Jakarta 54 Abang Pulang Jakarta 55 Sang Bango Jakarta 56 Batanghari Jambi 57 Dodoi Si Dodoi Jambi 58 Injit-Injit Semut Jambi 59 Pinang Muda Jambi 60 Selendang Mayang Jambi 61 Timang-Timang Anakku Sayang Jambi 62 Timang-timang anakku sayang Jambi 63 Tanduklah Lancip Jambi 64 Angso Duo Jambi 65 Orang Kayo Hitam Jambi 66 Putri Muaro Jambi Jambi 67 Sarolangun Jambi 68 Nelayan Jambi 69 Gadis Rimbo Bujang Jambi 70 Dagang Manumpang Cik Minah Jambi 71 Ketimun Bungkuk Jambi 72 Tanjung Bajure Jambi 73 Bajing Luncat Jawa Barat 74 Bubuy Bulan Jawa Barat 75 Cing Cangkeling Jawa Barat 76 Es Lilin Jawa Barat 77 Manuk Dadali Jawa Barat 78 Neng Geulis Jawa Barat 79 Nenun Jawa Barat 80 Panon Hideung Jawa Barat 81 Pepepling Jawa Barat 82 Peuyeum Bandung Jawa Barat 83 Pileuleuyan Jawa Barat 84 Sapu Nyere Pegat Simpai Jawa Barat 85 Tokecang Jawa Barat 86 Warung Pojok Jawa Barat 87 Badminton Jawa Barat 88 Bandung Jawa Barat 89 Cinta Nusa Jawa Barat 90 Colenak Jawa Barat 91 Lingkung Lembur Jawa Barat 92 Raden Dewi Sartika Jawa Barat 93 Reumbeuy Bandung Jawa Barat 94 Sabilulungan Jawa Barat 95 Bapak Pucung Jawa Tengah 96 Cublak-cublak Suweng Jawa Tengah 97 Rumah Kita Jawa Tengah 98 Gek Kepriye Jawa Tengah 99 Gundhul Pacul Jawa Tengah 100 Lir-Ilir Jawa Tengah 101 Jamuran Jawa Tengah 102 Jaranan Jawa Tengah 103 Padhang Wulan Jawa Tengah 104 Gambang Suling Jawa Tengah 105 Gek Kepriye Jawa Tengah 106 lir-llir Jawa Tengah 107 Jaranan Jawa Tengah 108 Jamuran Jawa Tengah 109 Ande-ande Lumut Jawa Tengah 110 Dondong Apa Salak Jawa Tengah 111 Sekolah Jawa Tengah 112 Yen Ing Tawang Ono Lintang Jawa Tengah 113 Stasiun Balapan Jawa Tengah 114 Kembang Malathe Jawa Timur 115 Keraban Sape Jawa Timur 116 Rek Ayo Rek Jawa Timur 117 Tanduk Majeng Jawa Timur 118 Gai Bintang Jawa Timur 119 Kembang Malathe Jawa Timur 120 Lindri Jawa Timur 121 Grimis-Grimis Jawa Timur 122 Bapak Tane Jawa Timur 123 Tanjung Perak Jawa Timur 124 Ker-Tanoker Jawa Timur 125 Dhe’ Nong Dhe’ Ne’ Nang Jawa Timur 126 Set-Seset Maloko’ Jawa Timur 127 Lir-Saalir Jawa Timur 128 Jan-Anjin Jawa Timur 129 Daddaliyan Jawa Timur 130 Din-Dindi’ Jawa Timur 131 Aeng Lema’ Jawa Timur 132 Lar-Olar Kolarjang Jawa Timur 133 Ko’ Tongko’an Calelet Jawa Timur 134 Ke’ Rangke’ Kakonengan Jawa Timur 135 Ko Soko Bibir Jawa Timur 136 Po’-Kopo’ Ame-Ame Jawa Timur 137 La Illa Haillalla Jawa Timur 138 Mon-Temmon Buko Jawa Timur 139 Lelle Nareyo Jawa Timur 140 Ba Baba Bulan Jawa Timur 141 Dipadhi Cemplo Lo’ling Jawa Timur 142 Cing Kincing Kere’ Jawa Timur 143 Bing Ana’ Jawa Timur 144 Gai Bintang Jawa Timur Madura 145 Tanduk Majeng Jawa Timur Madura 146 Cik Cik Periuk Kalimantan Barat 147 Aek Kapuas Kalimantan Barat 148 Masjid Jami’ Kalimantan Barat 149 Alon-Alon Kalimantan Barat 150 Kapal Belon Kalimantan Barat 151 Sungai Kapuas Kalimantan Barat 152 Antare Kapuas – Landak Kalimantan Barat 153 Alok Galing Kalimantan Barat 154 Bantelan Kalimantan Barat 155 Batu Balah Kalimantan Barat 156 Bujang Nadi Kalimantan Barat 157 Ca’ Uncang Kalimantan Barat 158 Dare Sibarang Kalimantan Barat 159 Darilah Saing Kalimantan Barat 160 Dimane Kucare Kalimantan Barat 161 Kaing Lunggi Kalimantan Barat 162 Passan Dolo’ Kalimantan Barat 163 Ruwai Kalimantan Barat 164 Salah Pengambean Kalimantan Barat 165 Salo’ Kalimantan Barat 166 Simbe Rapian Kalimantan Barat 167 Simirante Kalimantan Barat 168 Sungai Sambas Kebanjiran Kalimantan Barat 169 Tamasya ke Danau Sebedang Kalimantan Barat 170 Tamlalai Kalimantan Barat 171 Tikanang Urang Tue Kalimantan Barat 172 Ting Kededai Kalimantan Barat 173 Tandak Sambas Kalimantan Barat 174 Ampar-Ampar Pisang Kalimantan Selatan 175 Paris Barantai Kalimantan Selatan 176 Saputangan Bapuncu Ampat Kalimantan Selatan 177 Anak Pipit Kalimantan Selatan 178 Ayun Apan Kalimantan Selatan 179 Japin Rantauan Kalimantan Selatan 180 Musik Panting Kalimantan Selatan 181 Tirik Lalan Kalimantan Selatan 182 Halin Kalimantan Selatan 183 Mandung – Mandung Kalimantan Selatan 184 Tirik Kalimantan Selatan 185 Ta’ingat Kasih Kalimantan Selatan 186 Siti Zubaidah Kalimantan Selatan 187 Kurihing Balu Kalimantan Selatan 188 Bajanji Hati Kalimantan Selatan 189 Pulau Pandan Kalimantan Selatan 190 Guna Guna Nikitak Kalimantan Selatan 191 Hincang Hincang Kalimantan Selatan 192 Talanjur Batunangan Kalimantan Selatan 193 Batawak Pantun Kalimantan Selatan 194 Badindang Ria Kalimantan Selatan 195 Alahai Sayang Kalimantan Selatan 196 Paris Tangkawang Kalimantan Selatan 197 Mamuai Wanyi Kalimantan Selatan 198 Ampat Lima Kalimantan Selatan 199 Kakamban Habang Kalimantan Selatan 200 Curiak Kalimantan Selatan 201 Baras Kuning Kalimantan Selatan 202 Si Jantung Hati Kalimantan Selatan 203 Jangan Manangis Kalimantan Selatan 204 Amas Mirah Kalimantan Selatan 205 Kampung Barikin Kalimantan Selatan 206 Kambang Goyang Kalimantan Selatan 207 Dindang Kalimantan Selatan 208 Lancang Kuning Kalimantan Selatan 209 Tari Bagandang Kalimantan Selatan 210 Karana Janji Kalimantan Selatan 211 Tirik Anak Lapan Kalimantan Selatan 212 Syair Radap Rahayu Kalimantan Selatan 213 Syair Japin Hadrah Kalimantan Selatan 214 Kalayar Kalimantan Tengah 215 Naluya Kalimantan Tengah 216 Palu Lempong Popi Kalimantan Tengah 217 Tumpi Wayu Kalimantan Tengah 218 Manasai Kalimantan Tengah 219 Oh Indang Oh Apang Kalimantan Tengah 220 Bawi Kuwu Kalimantan Tengah 221 Nuluya Kalimantan Tengah 222 Kelayar Kalimantan Tengah 223 Indung-Indung Kalimantan Timur 224 Oh Adingkoh Kalimantan Timur 225 Bulan Haji Kalimantan Timur 226 Buah Bolok Kalimantan Timur 227 Burung Enggang Marista Kalimantan Timur 228 Lamin Talungsur Kalimantan Timur 229 Bebilin Kalimantan Utara 230 Pinang Sendawar Kalimantan Utara 231 Tuyang Kalimantan Utara 232 Cangget Agung Lampung 233 Lipang Lipandang Lampung 234 Sang Bumi Ghuwai Jughai Lampung 235 Bumi Lampung Lampung 236 Sakai Sambayan Lampung 237 Seminung Lampung 238 Muloh Tungga Lampung 239 Penyandangan Lampung 240 Anak Tupai Lampung 241 Adi-adi Laun Lambar Lampung 242 Bunga – Bungana Masamba Luwu, Sulawesi Selatan 243 Tappalla’ Palla’ Luwu, Sulawesi Selatan 244 Ambon Manise Maluku 245 Ayo Mama Maluku 246 Buka Pintu Maluku 247 Burung Kakatua Maluku 248 Burung Tantina Maluku 249 Goro-Goro Ne Maluku 250 Gunung Salahatu Maluku 251 Hela Rotan Maluku 252 Huhatee Maluku 253 Kole-Kole Maluku 254 Lembe-lembe Maluku 255 Mande-mande Maluku 256 Naik-Naik Ke Puncak Gunung Maluku 257 Nona Manis Siapa Yang Punya Maluku 258 O Ulate Maluku 259 Ole Sioh Maluku 260 Rasa Sayange Maluku 261 Sarinande Maluku 262 Saule Maluku 263 Sayang Kene Maluku 264 Siwalima Arika Maluku 265 Sudah Berlayar Maluku 266 Tanase Maluku 267 Toki Tifa Maluku 268 Waktu Hujan Sore-sore Maluku 269 Helele U Ala De Teang Nusa Tenggara Barat 270 Moree Nusa Tenggara Barat 271 Orlen-orlen Nusa Tenggara Barat 272 Pai Mura Rame Nusa Tenggara Barat 273 Tebe Onana Nusa Tenggara Barat 274 Tutu Koda Nusa Tenggara Barat 275 Kadal Nongaq Nusa Tenggara Barat 276 Anak Kambing Saya Nusa Tenggara Timur 277 Bolelebo Nusa Tenggara Timur 278 Desaku Nusa Tenggara Timur 279 Lerang Wutun Nusa Tenggara Timur 280 O Nina Noi Nusa Tenggara Timur 281 Orere Nusa Tenggara Timur 282 Potong Bebek Angsa Nusa Tenggara Timur 283 Manalolo Banda Nusa Tenggara Timur 284 Putar-Putar Kopi Nusa Tenggara Timur 285 Flobamora Nusa Tenggara Timur 286 Pai Mura Rame, Nusa Tenggara Timur 287 Lerang Wutun Nusa Tenggara Timur 288 Bolelebo Nusa Tenggara Timur 289 Haleleu Ala De Teang Nusa Tenggara Timur 290 Moree Nusa Tenggara Timur 291 Loro Loro Malirin Nusa Tenggara Timur 292 Ele Moto Nusa Tenggara Timur 293 Bole Jaru Nusa Tenggara Timur 294 Ofa Langga Nusa Tenggara Timur 295 Ina Noi Nusa Tenggara Timur 296 Tanjung Kurung Nusa Tenggara Timur 297 Mai Fali Nusa Tenggara Timur 298 Tebe O Nana Nusa Tenggara Timur 299 Mana Lolo Banda Nusa Tenggara Timur 300 Kebiyononda Nusa Tenggara Timur 301 Bale Nagi Nusa Tenggara Timur 302 Fali Nusa Lote Nusa Tenggara Timur 303 Peki Lewo Nusa Tenggara Timur 304 Lewo Ro Piring Sina Nusa Tenggara Timur 305 Kalabahi Nusa Tenggara Timur 306 Kilangba Nusa Tenggara Timur 307 Muna Buki Nusa Tenggara Timur 308 Sinji Tena Nusa Tenggara Timur 309 Giyayo Nusa Tenggara Timur 310 Singkorena Nusa Tenggara Timur 311 Sadiapede Nusa Tenggara Timur 312 Manu Rae Lewo Nusa Tenggara Timur 313 Bapa Tang Hamap Nusa Tenggara Timur 314 Bengure Le Kaju Nusa Tenggara Timur 315 O Ine Mora Ate Nusa Tenggara Timur 316 Do Hawu Nusa Tenggara Timur 317 Aku Retang Nusa Tenggara Timur 318 Gaila Ruma Radha Nusa Tenggara Timur 319 E Mambo Simbo Papua 320 Sajojo Papua 321 Yamko Rambe Yamko Papua 322 Lancang Kuning Riau 323 Ocu Maantau Riau 324 Rang Talu Riau 325 Soleram Riau 326 Zapin Laksmana Raja di Laut Riau 327 Zapin Pantai Solop Riau 328 Agar Terbang Bawa Bersuluh Riau 329 Anak Igat Riau 330 Langgam Melayu Riau 331 Pantai Solop Riau 332 Kutang Barendo Riau 333 Laksamana Raja di Laut Riau 334 Kebangkitan Melayu Riau 335 Pulau Bintan Riau 336 Segantang Lada Riau 337 Tambelan Riau 338 Hang Tuah Riau 339 Kampung Halaman Riau 340 Pak Ngah Balek Riau 341 Kasih Dan Budi Riau 342 Ambo Logo Sulawesi Selatan 343 Ammac Ciang Sulawesi Selatan 344 Anak Kukang Sulawesi Selatan 345 Batti’batti Sulawesi Selatan 346 Bulu Alau’na Tempe Sulawesi Selatan 347 Ganrang Pakarena Sulawesi Selatan 348 Mappadendang Sulawesi Selatan 349 Ma Rencong Sulawesi Selatan 350 Marencong-rencong Sulawesi Selatan 351 Pakarena Sulawesi Selatan 352 Sulawesi Pa’rasanganta Sulawesi Selatan 353 Tondok Kadadiangku Sulawesi Tengah 354 Tope Gugu Sulawesi Tengah 355 Peia Tawa-Tawa Sulawesi Tenggara 356 Tana Wolio Sulawesi Tenggara 357 Esa Mokan Sulawesi Utara 358 Gadis Taruna Sulawesi Utara 359 O Ina Ni Keke Sulawesi Utara 360 Si Patokaan Sulawesi Utara 361 Tahanusangkara Sulawesi Utara 362 Tan Mahurang Sulawesi Utara 363 Anak Daro Sumatera Barat 364 Ayam Den Lapeh Sumatera Barat 365 Badindin Sumatera Barat 366 Bareh Solok Sumatera Barat 367 Dayung Palinggam Sumatera Barat 368 Gelang Sipaku Gelang Sumatera Barat 369 Ka Parak Tingga Sumatera Barat 370 Kambanglah Bungo Sumatera Barat 371 Kampuang Nan Jauh Di Mato Sumatera Barat 372 Kaparak Tingga Sumatera Barat 373 Kutang Barendo Sumatera Barat 374 Lah Laruik Sanjo Sumatera Barat 375 Mak Inang Sumatera Barat 376 Malam Baiko Sumatera Barat 377 Paku Gelang Sumatera Barat 378 Malam Bainai Sumatera Barat 379 Saringgik Duo Kupang Sumatera Barat 380 Tak Tong-Tong Sumatera Barat 381 Tari Payung Sumatera Barat 382 Cuk Mak Ilang Sumatera Selatan 383 Dek Sangke Sumatera Selatan 384 Kabile-Bile Sumatera Selatan 385 Tari Tanggai Sumatera Selatan 386 Ya Saman Sumatera Selatan 387 Butet Sumatera Utara 388 Cikala Le Pongpong Sumatera Utara 389 Dago Inang Sarge Sumatera Utara 390 Ketabo Sumatera Utara 391 Leleng Ma Hupaima Sumatera Utara 392 Lisoi Sumatera Utara 393 Madekdek Magambiri Sumatera Utara 394 Mariam Tomong Sumatera Utara 395 Nasonang Dohita Nadua Sumatera Utara 396 O’pio Sumatera Utara 397 Piso Surit Sumatera Utara 398 Rambadia Sumatera Utara 399 Say Selamat Masinegar Sumatera Utara 400 Sengko-sengko Sumatera Utara 401 Sigulempong Sumatera Utara 402 Sik Sik Sibatumanikam Sumatera Utara 403 Sinanggar Tulo Sumatera Utara 404 Sing Sing So Sumatera Utara 405 Sitara Tillo Sumatera Utara 406 Sory Ya Katulla Sumatera Utara 407 Tarutung Na Uli Sumatera Utara 408 Tano Niha Sumatera Utara 409 Pitik Tukung Yogyakarta 410 Sinom Yogyakarta 411 Suwe Ora Jamu Yogyakarta 412 Te Kate Dipanah Yogyakarta 413 Kidang Talun Yogyakarta 414 Menthok- menthok Yogyakarta 415 Kupu Kuwi Yogyakarta 416 Caping Gunung Yogyakarta 417 Walang Kekek Yogyakarta 418 Gethuk Yogyakarta Demikianlah daftar lagu-lagu daerah Indonesia dan asalnya lengkap 34 provinsi. List di atas hanya sebagian saja dari sekian banyak lagu tradisional daerah yang ada di seluruh Indonesia. Sekian artikel kali ini, semoga bisa menjadi referensi pengetahuan bagi kita semua.
Lagu Daerah Yogyakarta – Halo sobat Grameds. Tahukah anda? Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman. Mulai dari suku, budaya, flora, fauna dan lainnya. Meskipun terdapat banyak perbedaan di negara Indonesia, namun karena itu, masyarakat Indonesia dapat bersatu dan saling menghormati. Salah satunya budaya yang ada memiliki banyak keanekaragaman adalah lagu daerah. Setiap daerah memiliki ragam lagu daerahnya masing-masing. Seperti halnya di Yogyakarta ada beberapa lagu daerah, keberadaan lagu daerah di Yogyakarta juga bisa dijadikan identitas. Artikel ini akan membahas lagu daerah Yogyakarta beserta maknanya. Lagu Daerah Yogyakarta1. Lagu Suwe Ora Jamu2. Lagu Kidang Talun3. Lagu “Pitik Tukung”4. Lagu “Caping Gunung”5. Lagu “Sinom”6. Lagu “Gethuk”7. Lagu “Walang Kekek”8. Lagu “Ta Kate Dipanah”9. Lagu “Kupu Kui”10. Lagu “Jamuran” 11. Lagu “Menthok-Menthok”Pengertian Lagu DaerahFungsi Lagu DaerahIringan upacara adat Pengiring Media bermain musik Alat Komunikasi Media Berita Pernah dengar lagu berjudul Caping Gunung, Suwe Ora Jamu ataupun Kidang Talun? Jika belum, judul-judul berikut adalah beberapa dari daftar Lagu Daerah Yogyakarta yang sangat terkenal. Di artikel ini, Gramedia akan jelaskan satu-persatu untuk kamu. Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebuah provinsi di pulau Jawa yang beribukota di Yogyakarta. Provinsi ini merupakan perpaduan dari Kesultanan Yogyakarta dan Kerajaan Paku Alamein. Ini memiliki yurisdiksi atas 4 distrik, dengan luas total sekitar kilometer persegi dan populasi sekitar orang 2019. Kelompok etnis di provinsi ini terutama Jawa, dan sisanya adalah Sunda, Melayu, Cina, Madura dan sebagainya. Dari segi kepercayaan, semua agama yang diakui Indonesia juga terdapat di provinsi ini, meskipun 90% dari agama tersebut beragama Islam. Dalam hal destinasi pariwisata dan budaya, Yogyakarta tidak perlu diragukan lagi, menjadi salah satu provinsi yang paling banyak dikunjungi setiap tahun. Saya tidak akan membahasnya satu per satu karena dalam artikel ini, Gramedia hanya akan mengulas kumpulan lagu Yogyakarta beserta lirik, maknanya dan pengertian lagu daerah beserta fungsinya. Oke simak ulasan dibawah ini, semoga bisa menambah pengetahuan dan pemahaman anda. 1. Lagu Suwe Ora Jamu Lirik Suwe ora jamu, Jamu godhong telo, Suwe ora ketemu, Temu pisan atine gelo… Suwe ora jamu, Jamu sogo thunteng, Suwe ora ketemu, Temu pisan atine seneng… Suwe ora jamu, Jamu godhong bunder, Suwe ora ketemu, Temu pisan tambah pinter… Lagu daerah Yogyakarta selanjutnya berjudul Suwe Ora Jamu yang diciptakan oleh Hardjosubroto. Lagu ini mengandung dua arti yang berbeda. Biasanya dinyanyikan oleh anak-anak, namun saat ini juga dinyanyikan oleh orang dewasa. Arti pertama adalah kebahagiaan, di mana teman-teman yang jauh akhirnya dipertemukan kembali. Arti kedua adalah kekecewaan, karena ada orang yang menjadi sombong karena pintar/kaya. 2. Lagu Kidang Talun Lirik Kidang … Talun, Mangan kacang talun, Mil kethemil mil kethemil, Si kidang mangan lembayung.. Tikus… pithi, Due anak siji, Cit cit cuit, Cit cit cuit, Maju perang wani mati… Kidang… Talun, Mangan kacang talun, Mil kethemil mil kethemil, Si kidang mangan lembayung… Gajah… belang, Soko tanah mlembang, Nuk legunuk nuk legunuk, Gedhene meh podho gunung… Lagu tersebut bercerita tentang nasehat orang tua kepada anaknya untuk selalu menyayangi binatang-binatang yang ada di sekitarnya, terutama yang sudah langka seperti rusa dan gajah yang diisyaratkan dalam liriknya. Selain itu, mereka juga dikenalkan dengan jenis-jenis hewan. 3. Lagu “Pitik Tukung” Lirik Aku duwe pitik pitik tukung, Saben dina tak pakani jagung, Petok go petok petok ngendok pitu… Tak ngremake netes telu, Kabeh trondol trondol tapa wulu, Mondol mondol do gawe guyu… Aku duwe pithik cilik wulune Brintik, Cucuk kuning Jengger Abang Tarung mesti menang, Sopo wani karo aku musuh pithikku… Lagu tradisional DI Yogyakarta ini kemudian diberi nama Pitik Tukung yang merupakan lagu yang sangat terkenal di kalangan anak-anak. Lagu tersebut memiliki nasehat yang mendalam bagi generasi untuk dapat bertindak dan bertindak dengan bijak. Di sisi lain, lagu tersebut juga menceritakan tentang keindahan dan keindahan desa Yogyakarta. Kemudian gambarkan seorang pemimpin yang harus mampu bertindak jujur dan cerdas, meskipun memiliki kekurangan. 4. Lagu “Caping Gunung” Lirik Dhek jaman berjuang, Njur kelingan anak lanang, Mbiyen tak openi, Ning saiki ana ngendi… Jarena wis menang, Keturutan sing digadhang, Mbiyen ninggal janji, Ning saiki apa lali… Ning gunung tak cadhongi sega jagung, Yen mendhung tak silihi caping gunung, Sokur bisa nyawang, Gunung ndesa dadi reja, Dene ora ilang nggone padha lara lapa… Lagu yang keempat berjudul “Caping Gunung”, ciptaan Gesang. Lagu ini memiliki makna yang dalam dan menyakitkan tentang seorang ayah yang kehilangan anaknya di luar negeri dan tidak memiliki kabar setelah sekian lama berpisah. Lagu ini menggambarkan perasaan emosional seorang ibu yang merindukan anaknya kembali dari luar negeri. Keinginan yang dalam sering membuat ibu melamun, menyiapkan nasi jagung untuk menyambut anaknya kembali. 5. Lagu “Sinom” Lirik Amenangi jaman edan, Ewuh aja ing pambudi, Melu edan ora tahan, Jen tan melu anglakoni… Boya kaduman melik kaliren, Wekasanipun dilalah karsa Allah, Begjane kang lali, Luwih begja kang engling lan waspada… Dalam bahasa Jawa, Sinom Sinoman adalah sekelompok anak muda. Sesuai dengan judulnya, lagu ini sangat berbumbu tentang kehidupan anak-anak yang memasuki masa remaja/pubertas, dalam arti mereka sedang mencari jati diri. Jadi lagu ini menggambarkan nasehat bagi semua anak muda untuk bisa menjaga diri, bersikap dan lebih dewasa dalam menghadapi perjalanan hidup. Bahkan, Anda harus bijak dalam menimbang sesuatu. 6. Lagu “Gethuk” Lirik Sore-sore padhang bulan, ayo kanca padha dolanan, Rene-rene bebarengan, rame-rame e dha gegojegan, Kae-kae rembulane, yen tak sawang kok ngawe-awe, Kaya-kaya ngelikake, kanca kabèh aja padha turu sore… Gethuk, asale saka tela, Mata ngantuk, iku tambane apa, Ah ala gethuk, asale saka tela, yèn ra pethuk, atine rada gela… Aja ngono mas, aja aja ngono, Kadhung janji mas, aku mengko gela, Gek Kepriye… Duh kaya ngene rasane, Anake wong ora duwe, Ngalor ngidul tansah diece, Karo kanca kancane… Pye pye pye pye ya ben rasakna, Pye pye pye pye rasakna dewe, Pye pye pye pye ya ben rasakna, Pye pye pye pye rasakna dewe… Besuk kapan aku bisa, Urip kang luwih mulya, Melu nyunjung drajating bangsa, Indonesia kang mulya… Pye pye pye pye mbuh ra weruh, Pye pye pye pye mbuh ra ngerti, Pye pye pye pye mbuh ra weruh, Pye pye pye pye mbuh ra ngerti… “Gethuk” sering terdengar sebagai pengiring di beberapa pertunjukan daerah, dan juga dipopulerkan oleh Waldjinah, penyanyi keroncong di Solo, Jawa adalah penyanyi keroncong berusia 75 tahun yang dijuluki Ratu Keroncong. Dia telah memenangkan berbagai kompetisi menyanyi di beberapa pertunjukan. Lagu “Gethuk” diciptakan oleh mendiang Manthous, seniman campursari legendaris. Lirik lagu “Gethuk” berasal dari kata “gethuk”, makanan khas Yogyakarta. Gethuk sendiri terbuat dari tapioka yang dihaluskan dan memiliki cita rasa yang unik. 7. Lagu “Walang Kekek” Lirik E… ya ye…, ya ye… ya E ya… yae yai, e yaiyo yaiyo Manuk sriti kecemplung banyu Bengi ngimpi awan ketemu Walang abang menclok neng koro Walang biru.. walange putih Bujang maneh yo mas, ora ngluyuro Sing wis duwe putu, ra tau mulih E… ya ye…, ya ye… ya E ya… yae yai, e yaiyo yaiyo Biso nggambang yo mas, ora biso nyuling Biso nyawang, ora biso nyanding Walang ireng, mabur brenggenggeng Walang ireng, dowo suthange Yen podo seneng yo mas, ojo mung mandeng Golek ono ngendi omahe E… ya ye…, ya ye… ya E ya… yae yai, e yaiyo yaiyo Biso nggambang yo mas, ora biso ndemung Biso nyawang, ora wani nembung Walang kekek, walange kayu Walang kayu, tibo neng lemah Yen kepingin yo mas, arep melu aku Yen mung trimo, tak kon jogo ngomah E… ya ye…, ya ye… ya E ya… yae yai, e yaiyo yaiyo Andeng-andeng, ono pilingan Ojo dipandeng, mundak kelingan Walang kekek menclok neng tampah Mabrur mrene, menclok wit pete Sumengkemo mring Gusti Allah Nindakake dawuh-dawuhe E… ya ye…, ya ye… ya E ya… yae yai, e yaiyo yaiyo Walang kekek menclok neng tali Limang wektu ojo nganti lali E… ya ye…, ya ye… ya E ya… yae yai, e yaiyo yaiyo Walang kekek, walange kadung Walang kekek sampun rampung Jangkrik Genggong Kendhal kaline wungu, ajar kenal karo aku Lelene mati digepuk, gepuk nganggo walesane Suwe ora pethuk, ati sida remuk, kepethuk mung suwarane e ya e ya e..e yae yae yae yae Jangkrik genggong, jangkrik genggong, luwih becik omong kosong Semarang kaline banjir, ja sumelang ra dipikir Jangkrik upa saba ning tonggok, malumpat ning tengah jogan Wis watake priya, jare ngaku setya, tekan dalan selèwèngan e ya e ya e..e yae yae yae yae Jangkrik genggong, jangkrik genggong, wani nglirik sepi nguwong Yèn ngetan bali ngulon, tiwas edan ora kelakon, Yèn ngrujak ngrujaka nanas, aja ditambahi kwèni, Kene tiwas nggagas, awak adhem panas, jebul ana sing nduwèni… e ya e ya e..e yae yae yae yae Jangkrik genggong, jangkrik genggong, sampun cekap mangsa borong. Lagu daerah Yogyakarta selanjutnya berjudul Walang Kekek, lagu yang sangat legendaris ini diciptakan dan dipopulerkan oleh Waldjinah. Tema lagu ini adalah untuk mengungkapkan perasaan penyanyi wanita yang sering disebut sebagai artis. Melalui lagu ini, Waldjinah bermaksud mengubah pandangan masyarakat terhadap penyanyi agar tidak memandang rendah mereka. Selain mengabdikan diri untuk orang banyak, pekerjaan seorang penyanyi tidaklah mudah. 8. Lagu “Ta Kate Dipanah” Lirik Te kate dipanah, Dipanah ngisor gelagah, Ana manuk konde-onde, Mbok sirbombok mbok sirkate, Mbok sirbombok mbok sirkate… Lagu daerah Yogyakarta selanjutnya berjudul Te Kate Dipanah. Lagu ini sangat akrab di telinga anak-anak dan sampai sekarang sering dinyanyikan dalam acara kumpul-kumpul atau permainan dalam kehidupan sehari-hari. Popularitasnya tak lepas dari makna yang terkandung dalam lagu ini. Lagu Te Kate Dipanah bercerita tentang ajaran dan nasehat bagi anak-anak, selalu menanamkan nilai-nilai positif dan akhlak yang baik dalam diri mereka, untuk menjadi orang yang berguna di masa depan, lingkungan, agama dan negara. 9. Lagu “Kupu Kui” Lirik Kupu kuwi tak cekele incupe, Mung abure ngewuhake, Ngalor ngidul, Ngetan bali ngulon… Mrana mrene ing saparan paran, Mencok cegrok mlabur bleber Sapa bisa ngicupake, Mentas mencok cegrok, Banjur nuli mabur bleber… Judul berikutnya diberi nama Kupu Kui, permainan anak-anak Yogyakarta ini juga sangat populer dan fenomenal. Penulis mengambil subjek kupu-kupu karena memiliki sayap yang indah dan dapat terbang kemanapun ia mau. Oleh karena itu, bagi manusia, setiap orang memiliki kemampuan khusus di dalam, tetapi tidak semua orang dapat menyadarinya. Padahal manfaat tersebut dapat membuat seseorang memiliki kehidupan yang lebih baik. 10. Lagu “Jamuran” Lirik Jamuran, jamuran, yo ge ge thok Jamur apa, jamur apa, yo ge ge thok Jamur payung ngrembuyung kaya lembayung Sira badhe jamur apa? Tidak jauh berbeda dengan Cublak-Cublak Suweng, Jamuran juga merupakan lagu yang dinyanyikan dalam game berjudul Jamuran. Permainan ini bisa dimainkan oleh 4 sampai 12 anak yang biasanya dimainkan pada sore atau malam hari saat bulan purnama. Permainan Jamuran dapat dimainkan oleh anak laki-laki dan perempuan, umumnya antara usia 6 dan 13 tahun. Permainan ini juga tidak memerlukan alat,hanya lapangan yang luas. 11. Lagu “Menthok-Menthok” Lirik Menthok, menthok tak kandhani, Mung lakumu angisin isini, Mbok ya aja ngetok ana kandhang wae… Enak enak ngorok ora nyambut gawe, Menthok, menthok mung lakumu, Megal megol gawe guyu… Nyanyian Jawa merupakan khazanah budaya warisan leluhur, yang memiliki makna dan nilai kekayaan yang diwariskan kepada keturunan masyarakat suku jawa salah satunya adalah tembang jawa bernama Menthok-Menthok, ada juga yang menuliskannya MENTOK-MENTOK atau MENTOG -MENTOG atau MENTHOG- MENTHOG . Lagu jawa agung ini memiliki ironi yang sangat halus, seperti karakter para sesepuh jawa yang menganjurkan penggunaan bahasa bijak yang tidak pedih tapi menyentuh hati. Mentok-mentok ungkapan ironis lagu ini ditujukan untuk mereka yang malas dan hanya tidur, dan memberikan nasehat bahwa manusia harus produktif, kreatif dan harus bekerja keras. Lagu menthok-menthok biasanya dinyanyikan dalam permainan anak jawa dengan membentuk lingkaran sambil berjalan seperti mint, dengan tangan kanan di depan dan tangan kiri di pinggul sambil berjalan. Permainan ini merupakan hiburan yang menyenangkan terutama bagi anak-anak, membuat kita menantikan untuk menonton. Permainan ini juga melatih anak-anak dalam kemampuannya untuk bekerja sama dan bergaul dengan teman sebayanya. Pengertian Lagu Daerah Selanjutnya menurut Ali 201075, lagu daerah, atau lagu kedaerahan seperti yang biasa disebut, adalah lagu-lagu dari suatu daerah yang akan digemari oleh masyarakat dan orang lain di daerah itu. Umumnya pencipta lagu daerah ini tidak dikenal alias noname. Lagu daerah adalah lagu yang ide kreatifnya didasarkan pada budaya dan adat istiadat daerah tertentu. Lagu tersebut mengandung makna, pesan kepada masyarakat dan suasana atau situasi masyarakat setempat, bahasa yang digunakan adalah bahasa daerah, Musyawarah Guru Mata Pelajaran Seni 201011. Kemudian Setyobudi dkk 200747 mengatakan bahwa meskipun ada beberapa lagu khusus yang aturannya tetap dan memiliki kekuatan magis untuk tradisi dan upacara keagamaan, sebagian besar lagu daerah digunakan sebagai sarana hiburan masyarakat dan dekat dengan masyarakat sipil. Oleh karena itu, lagu daerah juga sering disebut lagu rakyat. Fungsi Lagu Daerah Setelah mengetahui contoh-contoh lagu daerah dari Maluku, selanjutnya adalah mengetahui fungsi apa saja yang dimilikinya. Sebagai produk budaya, umumnya memiliki beberapa fungsi. Iringan upacara adat Upacara adat dan musik tradisional selalu berkaitan. Di Indonesia, hal ini terlihat pada banyak budaya lokal di Indonesia. Ritual tradisional menggunakan iringan musik untuk menyampaikan rasa harmoni dan simpati dengan alam. Biasanya hal ini dilakukan untuk merayakan ritual atau festival tertentu. Pengiring Selain upacara adat, musik tradisional juga digunakan sebagai pengiring pertunjukan. Setiap daerah pasti memiliki tarian tradisional dan keterkaitan yang jelas dengan musik. Yang paling menarik adalah setiap kata dalam musik tradisional memiliki arti tersendiri. Filosofi dari setiap lirik juga sering dimasukkan ke dalam pertunjukan tertentu, seperti tarian. Media bermain musik Selain kegiatan yang sakral, produk budaya berupa lagu daerah juga dapat digunakan sebagai sarana bermain musik. Contoh yang sangat populer adalah lagu Rasa Sayang-Sayange dari Indonesia bagian timur yaitu Maluku. Lagu tersebut sering dijadikan sebagai background untuk diputar saat memainkan musik. Alat Komunikasi Dahulu lagu daerah sering digunakan sebagai alat komunikasi. Liriknya mengandung makna tertentu yang diwariskan kepada generasi berikutnya. Mengenai makna lagu daerah, tidak heran jika banyak ahli juga percaya bahwa produk budaya ini digunakan sebagai pembawa pesan. Media Berita Tujuan media adalah untuk menyampaikan pesan tertentu, baik itu pesan dalam konteks agama maupun kemanusiaan. Contohnya adalah Lir-Ilir yang digunakan sebagai sarana dakwah. Penulis Ziaggi Fadhil Zahran Artikel Terkait Lirik Lagu-Lagu Daerah di Indonesia yang Pendek dan Mudah Dihafal Ciri-Ciri Lagu Daerah Fungsi, Contoh dan Maknanya Daftar Lagu Daerah di Indonesia beserta Daerag Asalnya Mengenal 10 Lagu Daerah Jawa Timur Paling Populer Beserta Maknanya 11 Lagu Daerah Jawa Tengah Terpopuler serta Lirik Lengkapnya ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
lagu sinom berasal dari daerah